SEJARAH
Lembaga
Pendidikan guru SD dan TK di Indonesia telah mengalami perkembangan
dan perjalanan yang panjang dengan segala dinamika dan perubahan
yang dialaminya. Secara kronologis, lembaga pendidikan guru
yang pernah mencetak calon guru SD pada waktu awal kemerdekaan
hingga tahun 1990/1991 adalah: (1) KPKPKB (Kursus Pengajar
untuk Kursus Pengantar ke Kewajiban Belajar). (2) Sekolah
Guru C. (3) Sekolah Guru B (SGB), (4) Sekolah Guru A (SGA).
(5) Sekolah Pendidikan Guru (SPG). Dalam rangka menghasilkan
guru SD yang lebih berkualitas, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
mengeluarkan Surat Keputusan nomor 0854/O/1989 tanggal 30
Desember 1989 yang menetapkan bahwa kualifikasi awal guru
SD yang semula lulusan SPG ditingkatkan menjadi lulusan jenjang
Diploma II (D-II). Dengan adanya keputusan tersebut, maka
pada tahun 1990/1991 SPG ditutup. Selanjutnya untuk menghasilkan
calon guru SD dilakukan melalui Program D-II PGSD (Pendidikan
Guru Sekolah Dasar) di sejumlah Perguruan Tinggi yang ditugasi
oleh Pemerintah. IKIP MALANG merupakan salah satu Perguruan
Tinggi yang diberi tugas untuk menyelenggarakan Program D-II
PGSD, sehingga pada bulan September tahun 1990 dibukalah program
tersebut di IKIP MALANG.
Sejalan dengan upaya di atas, untuk meningkatkan mutu pendidikan
di Taman Kanak-kanak pada tahun akademik 1997/1998 Jurusan
Kurikulum dan Teknologi Pendidikan (KTP) FIP IKIP MALANG membuka
program D-II PGTK (Pendidikan Guru Taman Kanak-kanak). Program
ini dimaksudkan untuk memberikan pendidikan kepada para mahasiswa
Input SLTA agar memiliki kualifikasi pendidikan jenjang D-II
PGTK.
Pada tanggal 4 Agustus 1999, IKIP MALANG diubah menjadi Universitas
Negeri Malang. Sejalan dengan perubahan tersebut maka di Universitas
Negeri Malang juga dilakukan penataan Fakultas dan Jurusan.
Penataan Fakultas dan jurusan di UM ini berdasarkan SK Dirjen
Dikti nomor 143/DIKTI/KEP/2000 tentang: Jenis dan Jumlah Jurusan
pada Fakultas di Lingkungan Universitas Negeri Malang. Dengan
terbitnya SK Dirjen Dikti tersebut, maka program D-II PGSD
dan Program D-II PGTK diwadahi dalam sebuah jurusan baru yang
diberi nama Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah
(KSDP). Pada awal berdirinya hingga tahun 2006, jurusan ini
dipimpin oleh Drs. Suharjo, M.S., M.A. sebagai ketua jurusan
KSDP yang pertama.
Selanjutnya dalam rangka memenuhi kebutuhan peningkatan mutu
guru dan pendidikan di SD dan pengembangan kelembagaan jurusan
KSDP, maka pada tahun 2000 dilakukan proses pengusulan pembukaan
Program Studi S1 PGSD ke Dirjen Dikti. Setelah dilakukan rapat
koordinasi antara Dirjen Dikti dengan UM dan fihak yang terkait
maka pada tahun 2001 dibukalah Program S1 PGSD FIP UM dan
mulai menerima mahasiswa baru input program D-II PGSD. Penyelenggaraan
program studi S1 PGSD itu diperkuat dengan Surat Keputusan
Dirjen Dikti, Nomor : 774/D/T/2002 tanggal 23 April 2002.
|
Prakata
Visi
dan Misi
Sejarah
Organisasi |